[REVIEW] Illiyoon - Probiotics Skin Barrier Mask*

Skincare korea yang menggunakan probiotics atau bakteri baik lagi makin trending aja nih! Meskipun ingredient tersebut lagi trending, bukan berarti pasti cocok di setiap kulit. Jadi ya gak usah memaksakan diri atau nganggap kulit sendiri 'aneh' kalau nyoba produk skincare yang lagi trend dan reaksi kulit gak cocok. 

Aku rasa kalau mau kenalin suatu ingredient yang terbilang baru buat kulit, rasanya dengan mencoba sheet mask paling oke deh. Soalnya sekali pakai aja biasanya kasih instant result. Kalau beli pelembap kan udah isinya banyak, kalau gak cocok jadinya sayang sisanya mau dikemanain? Ya bisa sih dijual preloved, tapi aku mah anaknya gak sabaran.

ILLIYOON PROBIOTICS SKIN BARRIER MASK

RATING : 5/5

 beli di ↴
https://hicharis.net/indiranyan/GoA
Rp 204.000 (harga 4 sheet mask) - 18 gram

illiyoon-probiotics-skin-barrier-mask


KOMPOSISI :
WATER / AQUA / EAU, BUTYLENE GLYCOL, DECYL COCOATE, GLYCERIN, METHYL TRIMETHICONE, 1,2-HEXANEDIOL, TRIETHYLHEXANOIN, ACRYLATES/C10-30 ALKYL ACRYLATE CROSSPOLYMER, TROMETHAMINE, GLYCERYL CAPRYLATE, DEXTRIN, PANAX GINSENG ROOT WATER, FRAGRANCE / PARFUM, ETHYLHEXYLGLYCERIN, DISODIUM EDTA, MADECASSOSIDE, BUPLEURUM FALCATUM ROOT EXTRACT, ANGELICA ACUTILOBA ROOT EXTRACT, OPHIOPOGON JAPONICUS ROOT EXTRACT, LACTOBACILLUS FERMENT LYSATE(10 ppm), TOCOPHEROL 

*Produk dalam postingan ini dikirimkan oleh CHARIS untuk diulas*


Ini produk pertama dari Illiyoon yang aku coba. Sempat eyeing lotion atau cream yang pernah di post di IG nya Liah Yoo, tapi belum kesampaian beli juga sih soalnya meskipun di rave sama skincare guru entah kenapa hati ini masih belum sreg aja buat belinya. Produk Illyoon yang ada di wishlist aku itu essence drop dan cica balm.

Pernah lihat beberapa produk skincare Illiyoon lainnya, kesan Korea-nya terasa kental sekali dari segi kemasan. Soalnya nama produk gak hanya ditulis dalam Bahasa Inggris tapi Bahasa Korea juga. Ternyata ingredients yang dipakai di produk-produk Illiyoon pun bahan-bahan herbal asli Korea.

illiyoon-probiotics-skin-barrier-mask

Dikarenakan ini single use, jadinya tiap kemasan ya isinya hanya selembar sheet mask. Tulisan yang dalam bahasa inggris hanya nama produk aja! Sisanya dalam tulisan korea, jadi harus memanfaatkan Google Translate buat memahami apa sih produk ini?!

Begitu keluarin maskernya please jangan kaget dan bereaksi 'kok aneh gini?'. Mungkin masih banyak yang asing sama sheet mask tipe seperti ini. Jadi material nya ini dari bio-cellulose, nanti akan nempel banget saat dipakai jadi kandungannya lebih cepat meresap ke kulit!

illiyoon-probiotics-skin-barrier-mask

Sssstt, pertama-tama jangan lupa lepas kain yang ada di kedua sisi maskernya, pelan-pelan ya karena tipis gak seperti sheet mask kebanyakan. Aku sedikit mencium aroma dari masker ini, tapi sama sekali gak berlebihan wanginya.

Essence dari masker ini milky, kental, serupa dengan susu deh 😁.
illiyoon-probiotics-skin-barrier-mask

Illiyoon ini adalah salah satu brand yang ada di bawah perusahaan Amore Pacific seperti Aestura, setau aku mereka memang sebisa mungkin tidak menggunakan ingredients dari hewan. Sheet mask ini dibuat untuk kulit kering, bebas mineral oil dan pewarna buatan 😄💕. 

Selama 4 kali aku pakai masker ini di malam hari, sebelumnya aku mencuci wajah dan memakai toner Bonajour Eggplant Daily BHA Toner lalu masker ini dan gak aku lanjut pakai produk skincare lainnya

illiyoon-probiotics-skin-barrier-mask

Suka banget rasanya waktu pakai sheet mask ini karena nempel banget ke kulit. Ehm aku udah rapih pakai maskernya, tapi karena essence berwarna putih, jadi deh kelihatannya masih ada gelembung-gelembung padahal itu essence. Essence-nya juga masih tersisa lumayan di kemasan, biasanya sih aku aplikasikan lagi di wajah setelah lepas maskernya.

Aku pakai masker ini selama 10 menit. Soalnya udah mulai terasa kering dan nempel banget gitu di muka ini. Pernah saat ngelepas masker ini jadi sobek, karena udah terlalu nempel ke muka jadi susah waktu lepasnya.

illiyoon-probiotics-skin-barrier-mask

Illiyoon Probiotics Skin Barrier Mask ini unik banget deh! Essence yang tersisa di dalam kemasan kan aku pakaikan lagi ya di wajah, nah gak lama langsung jadi oil terus meresap deh. Oil-nya ini tipe dry oil, jadi terhitung cepat kok meresapnya. 

Aku suka banget waktu berubah jadi oil, soalnya muka aku bersinar tapi gak kerasa pengap kulitnya. Gak hanya itu, pori-pori kok kaleman, jadi mulus sama merah-merah di kulit wajah berkurang. Masker ini memang memelihara skin barrier banget deh. Lembapnya juga terasa sampai pagi saat bangun tidur. Aku sih gak merasakan kekurangan dari produk ini 😀.


Terima kasih telah membaca postingan ini dan sampai jumpa pada postingan yang lain! 

0 Comments